oleh

Sosialisasi KIE bersama Ir.Meliyana Anggota DPR RI dan BBPOM

MUARAENIM,MUARAENIMONLINE.COM – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Palembang melakukan Sosialisasi Pemberdayaan Masyarakat melalui Komunikasi Informasi dan Edukasi (KEI) tentang obat dan makanan dengan Komis IX DPR Republik Indonesia bertempat di Gedung Putri Dayang Rindu Muara Enim, Selasa sore (19/10).

Ir Sri Meliyana mengatakan datang ke Muara Enim untuk kedua kalinya dalam dua minggu ini, bila minggu lalu datang ke Muara Enim untuk melakukan kegiatan 1000 vaksinasi untuk satu hari, pada hari ini hadir di Muara Enim untuk mensosialisasi pemberdayaan masyarakat melalui KEI, sebagai anggota DPR Republik Indonesia komisi IX yang bermitra salah satunya BPOM ini.

“Sosialisasi obat dan makanan ini Kepada masyarakat agar kiranya dalam memilih produk lebih teliti, contohnya dalam memilih produk yang mana produk halal dan tidak halal bagi umat islam,”Ujar Anggota Komisi IX DPR RI yang membidangi Kesehatan dan Ketenagakerjaan ini.

BACA:  Polres Muara Enim Salurkan 5 Ekor Sapi Qurban Ke Pesantren Dan Panti Asuhan

Ia juga berpesan, untuk menghindari untuk mengkonsumsi makanan yang mengandung pengawet, yang mengakibatkan menjadi penyakit bisa menyebabkan gangguan kesehatan, seperti infeksi saluran pencernaan, pernapasan, diare,” jelas Sri Meliyana dalam sambutannya.

Sementara itu, nara sumber BBPOM palembang diwakili Gustini, SKM.,M.Kes selaku Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi BBPOM Palembang menyampaikan bahwa POM ini bertugas untuk menjaga keamanan makanan dan aman ketika sampai makanan tersebut ke masyarakat.

Dikatakannya, timbulnya penyakit dilingkungan keluarga berawal dari pola makan dalam kehidupan sehari-hari yang mengandung bahan berbahaya misalnya formalin digunakan dalam pengolaan mie untuk mengawetkan. Padahal bahan formalin itu digunakan untuk mengawetkan jenazah.

BACA:  Lima Calon Kades Sebau Dan KPPSD Dapat Pembinaan

Masih kata Gustini, kebanyakan masyarakat memanfaatkan bekas koran untuk membungkus makanan padahal itu sangat berbahaya, karena koran dapat menyerap minyak berlebih dan mengandung kimia kebiasaan ini bisa memicu gangguan kesehatan, setelah tahu kepada peserta sosialisasi untuk tidak lagi menggunakan kertas koran,” jelasnya

Dirinya juga berpesan, dalam membeli produk dan makanan jadilah konsumen yang cerdas, untuk teliti dalam melihat produk dan makanan apakah masa berlaku sudah kadaluarsa atau masih layak dengan cek, label, izin edar dan kemasannya,”pungkas Gustini asli dari Lahat ini.

Kegiatan ini dihadirin unsur Pemerintah Muara Enim, Pedagang, Karang Taruna, pelaku UMKM dan Masyarakat.

Laporan : Putra

Facebook Comments
























Banner Catering





Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed